Cloud Computing vs Edge Computing: Perbedaan dan Kapan Menggunakannya

Semakin pesatnya perkembangan digital, maka akan semakin kompleks kebutuhan pemrosesan dan penyimpanan data. Perbedaan cloud computing vs edge computing akan menjadi pembahasan yang menarik tentang pemrosesan data. 

Apa perbedaannya? Dan kapan menggunakan cloud computing dan edge computing? Berikut ini adalah penjelasan yang dapat Anda ketahui. 

Cloud Computing Vs Edge Computing

Untuk membandingkan keduanya, Anda perlu tahu terlebih dahulu definisi dari cloud computing dan edge computing. Cloud computing merupakan sebuah teknologi yang memproses dan menyimpan data di pusat data jarak jauh. 

Seperti namanya, cloud computing bisa diakses lewat internet. Jika Anda menggunakan sistem ini, maka Anda bisa simpan, kelola, dan proses data tanpa harus punya infrastruktur fisik milik sendiri. 

Contoh perusahaan yang menyediakan layanan cloud adalah AWS, IBM Cloud,  dan Amazon Web Services (AWS).  Ini tentu berbeda dengan edge computing yang merupakan teknologi pemrosesan data di dekat lokasi sumber data. 

Seperti namanya, edge berarti di tepi atau di ujung jaringan, seperti server lokal, gateaway atau perangkat IoT. Jika Anda menggunakan cara ini, maka proses pengolahan data dilakukan secara real-time dan lokal. Ini tentu akan mengurangi kebutuhan pengiriman data ke pusat data.  

Cara Kerja Edge Computing Vs Cloud Computing

Dari perbedaan definisinya, tentu ada perbedaan cara kerja cloud computing vs edge computing. Meski keduanya merupakan teknologi yang memproses dan menyimpan data, tapi terdapat perbedaan dari cara kerjanya. Berikut ini adalah perbedaan cara kerja keduanya. 

1. Cloud Computing

Pertama, pengguna meminta layanan atau data lewat perangkat. Contohnya komputer atau ponsel. Permintaan itu akan dikirimkan lewat jaringan internet ke server cloud yang ada di pusat data yang jauh. 

Selanjutnya, server cloud tentu akan memproses permintaan pengguna dengan sumber daya komputasi yang besar. Contohnya seperti penyimpanan, aplikasi, dan server virtual. 

Dan jika proses sudah selesai, hasil atau data yang diminta oleh pengguna akan dikirim kembali lewat internet. Cara kerja dengan cloud computing ini memang memungkinkan pengguna akses data dan aplikasi dari mana saja dengan skala besar serta pengelolaan data terpusat. 

2. Edge Computing

Pada cloud computing vs edge computing, lokasi atau tempat akses jadi perbedaannya. Pada edge computing, data atau permintaan dari pengguna asalnya dari perangkat/ sensor yang ada di lokasi fisik, tepatnya dekat dengan pengguna atau sumber data. 

Proses pengolahan sebagiannya dilakukan langsung di perangkat edge atau server lokal. Data yang sudah diproses dapat langsung pengguna gunakan untuk mengambil keputusan dengan latensi rendah. 

Data tertentu atau hasil komputasi juga bisa dikirim ke cloud untuk disimpan jangka panjang atau dilakukan analisis lebih dalam. Hal ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Penggunaan edge computing ini mengurangi ketergantungan pengguna terhadap koneksi internet. 

Kapan Harus Menggunakan Cloud Computing vs Edge Computing?

Dalam edge computing vs cloud computing, tentunya ada saat tertentu untuk menggunakannya. Perbedaan cara kerja di antara keduanya membuat Anda harus bisa menentukan saat yang tepat untuk menggunakannya. 

Penggunaan keduanya akan bergantung pada kebutuhan bisnis dan aplikasi yang Anda gunakan. Cloud computing akan lebih cocok jika butuh penyimpanan yang besar, data yang kompleks untuk diproses, dan aksesibilitas global. Contohnya seperti layanan SaaS dan backup sistem. 

Sedangkan Edge computing ideal Anda gunakan pada aplikasi yang butuh respon cepat dan proses real-time. Teknologi ini cocok untuk industri manufaktur, layanan kesehatan, smart city, hingga kendaraan otonom.  

Tapi, tentunya Anda tidak harus memilih salah satu di antara keduanya. Cloud computing dan edge computing bisa digunakan secara hybrid. Anda bisa menggunakan keduanya dam menikmati manfaat dari kedua teknologi tersebut. 

Keduanya memang mempunyai peran penting di era digital. Jika ingin teknologi yang punya fleksibilitas dan skalabilitas tinggi serta efisiensi biaya, maka bisa memilih cloud computing. Sedangkan jika ingin yang cepat, andal, dan keamanan lebih baik, maka pilih edge computing. 

Cloud computing vs edge computing mempunyai beberapa perbedaan, Anda bisa menggunakannya sesuai dengan tujuan. Pada akhirnya, teknologi hadir untuk menyelesaikan pekerjaan dan membuatnya jadi lebih mudah untuk dilakukan.